SELAMAT HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

badar 05 Jun, 2018 2018, BERITA

 

PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

5 JUNI 2018

Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2018 mengangkat tema “Kendalikan Sampah Plastik”, sebagai perwujudan komitmen bersama seluruh pihak dalam upayamengatasi bahaya sampah plastik di berbagai belahan dunia, juga di Indonesia.
Tema ini mengandung arti motivasi kerja sekuat tenaga untuk atasi sampah, juga kerja yang sistematis dalam mengurangi sampah, mengolah sampah, dan melakukan pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kegiatan daur ulang, atau dikenal dengan istilah 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle); serta yang penting adalah upaya bersama kolaborasi semua pihak, pemerintah/pemda, masyarakat dan dunia usaha.
Dalam pengelolaan sampah plastik berkelanjutan, terdapat beberapa prinsip utama yang harus diterapkan, yaitu:
1. Melaksanakan re-design kemasan dengan cara mengurangi kemasan atau wadah sekali pakai dan meningkatkan agar dapat diguna ulang atau didaur ulang;
2. Mengurangi timbulan sampah plastik sejak dari sumbernya dengan cara menghindari dan membatasi penggunaan kemasan, bungkus, dan kantong belanja plastik sekali pakai (single use packaging);
3. Memanfaatkan kembali kemasan atau kontainer plastik untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain; dan
4. Mendaur ulang kemasan dan wadah plastik yang memang di-design dapat didaur ulang.
5. Kepemimpinan setiap elemen kelembagaan dalam masyarakat.
Salah satu pendekatan dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan (sustainable waste management) yang saat ini diproyeksikan yaitu dengan pendekatancircular economy.
Pendekatan circular economy sudah diadopsi beberapa negara, antara lain Jepang (dengan istilah sound material-cycle society), Korea Selatan(dengan istilah green growth), China, dan Uni Eropa.
Secara sederhana, prinsip circular economy adalah nilai produk dan material dijaga agar dapat dimanfaatkan selama mungkin, sehingga timbulan sampah dapat dibatasi sekecil mungkin.
Inti dari circular economy adalah menyeimbangkan aspek lingkungan dan ekonomi sehingga dapat dijalankan bersamaan secara berkelanjutan (environmentally andeconomically sustainable). Sesungguhnya, akar dari model circular economy dalam konteks pengelolaan sampah adalah reduce, reuse, dan recycle (3R) ataupembatasan, guna ulang, dan daur ulang.

#MenteriLHK
#InspektoratJenderal
#KendalikanSampahPlastik

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PENGUMUMAN

FAQ

PERATURAN DAN PERUNDANGAN

KOLEKSI VIDEO DAN GALERI FOTO

LINK TERKAIT