

Tiga Staf Sekretariat Inspektorat Jenderal Ikuti Reffreshment Fasilitator PUG
Jumat, 12 Juli 2019
Itjen KLHK- Inspektorat Jenderal memberikan penugasan kepada tiga orang staf Sekretariat untuk mengikuti refreshment fasilitator Pengarusutamaan Gender (PUG) yang diselenggarakan Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Refreshment fasilitator PUG yang dilaksanakan di Swiss Belhotel Bogor, Kamis (7/11/2019), melibatkan seluruh focal poin dari masing-masing Sub Pokja PUG di seluruh Eselon I lingkup KLHK, yang mempunyai kemampuan untuk melakukan PUG.
Hadir dalam kesempatan ini Prof. Ismi Dwi Astuti selaku Dekan Fisip dan Guru Besar UNS, GIZ Forclime yang telah berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan acara ini. Hadir juga Indriastuti, MM, selaku Koordinator Bidang Informasi Pokja PUG KLHK.
Acara dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan, selaku Koordinator Pokja PUG KLHK, Dr.Ir.AyuDewiUtari, M.Si. Dalamsambutannya, ia menyampaikan, melalui kegiatan ini diharapkan, fasilitator PUG mampu memfasilitasi pelaksanaan pengintegrasian isu gender di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, baik di Satker maupun di daerah serta strategi untuk mengintegrasikan isu keadilandan kesetaraan gender sebagai alat perangkat kerja analisa proses dan politik dengan perspektif gender.
Ayu Dewi Utari juga menyampaikan tujuan pelaksanaan PUG di KLHK yang pertama adalah untuk memastikan seluruh kebijakan, program dan kegiatan KLHK telah adil dan setara bagilaki-laki dan perempuan. Yang kedua, untuk memastikan adanya keberlanjutan, pelestarian dan pengembangan kualitas penyelenggara PUG di KLHK, dan yang ketiga adalah untuk memastikan seluruh jajaran KLHK memahami konsep, rinsip dan strategi PUG dalam penyelenggaraan pembangunan yang menjadi tugas, fungsi dan kewenangan KLHK.
Implementasi pelaksanan PUG di KLHK saat ini sudah mencakup tujuh prasyarat pelaksanaan PUG, yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumberdaya (manusia dan anggaran), data terpilah, tools dan partisipasi masyarakat. KLHK juga sudah melakukan pembangunan model responsif gender di 5 lokasi yaitu Kabupstrm Agam Sumatera Barat, Kabupaten Sumba Timur (NTT), Kabupaten Berau, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Kapuas Hulu. Selainitu, penyediaan fasilitas yang responsif gender guna mendukung optimalitas pegawai KLHK juga sudah dilakukan, antara lain ruang laktasi, tempat penitipan anak, satpam wanita, parkir prioritas, dan lain sebagainya.
TAGGING :
Salin Tautan :


