Perempuan Dalam Internal Audit

Senin, 2 Agustus 2021
Perempuan dalam internal audit

ITJEN KLHK - JAKARTA. Untuk mempercepat pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan Festival Gender KLHK 2021. Kegiatan ini juga merupakan upaya menciptakan inovasi, dan menjamin tersedianya faktor sumber daya manusia serta prasarana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan PUG di lingkup KLHK. Kegiatan yang dilaksanakan secara paralel dan terjadwal dari bulan Mei sampai dengan bulan November 2021 ini, bertema “Setara Bersama untuk Pembangunan yang Semakin Tangguh”, antara lain berupa Gender Leader Seminar (GLEADS) yang merupakan pertemuan bulanan yang akan dilaksanakan sebanyak 5-6 kali secara virtual melalui zoom meeting dari bulan Mei sampai dengan Oktober 2021. Diikuti oleh 35-40 peserta antara lain yaitu Pejabat Eselon II dan Kepala Balai yang dipilih oleh Pokja PUG KLHK. Peserta mendapatkan giliran menjadi pembicara dan inspirator serta bercerita tentang berbagai inisiatif pengarusutamaan gender di unit kerja masing-masing yang akan diperkaya oleh perspektif narasumber.

Pelaksanaan GLEADS salah satunya dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2021 secara virtual yang antara lain menghadirkan Sdr. Ardyanto Nugroho (Inspektur Investigasi). Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan inisiatif pengarusutamaan gender di lingkup Itjen dengan tema Perempuan dalam Internal Audit. Beberapa pikiran penting yang disampaikan oleh Inspektur Investigasi sebagai berikut :

  1. Don’t even think about gender, jangan pernah berpikir bahwa jenis kelamin menghalangi keinginan memiliki posisi tertentu karena semua itu tergantung pada kompetensi masing-masing.
  2. Don’t have an unconscious bias, pesan ini ditujukan khususnya bagi para atasan agar menghindari stereotip yang sebenarnya bias dalam mengambil tindakan. Baik perempuan maupun laki-laki perlu mendapatkan kesempatan yang sama.
  3. See your weakness point as your strength point, sesungguhnya semua orang harus mampu mengenali kelemahannya dan mengarahkannya sebagai kekuatannya sehingga berani mengambil kesempatan yang baik dan bersaing secara sehat.

Di akhir sesi beliau menyampaikan bahwa menjadi perempuan bukanlah suatu halangan untuk mencapai kesuksesan dalam profesi apapun termasuk audit internal, justru banyak keuntungan yang dimiliki oleh perempuan dalam meniti karir dan berkompetisi secara sehat. Semua itu tergantung pribadi masing- masing, setiap pribadi mempunyai kemauan untuk sukses dan kegigihan dalam mencapainya.


BAGIKAN

BERI KOMENTAR