FRAMEWORK PENYELENGGARAAN DAN PENILAIAN SPIP TERINTEGRASI ADALAH INDEKS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN KORUPSI (IEPK)

Senin, 15 November 2021

Apel Pagi Lingkup Kementerian LHK #HappyMonday

Dalam kesempatan apel pagi lingkup Kementerian LHK yang dilaksanakan secara faktual dan virtual terbatas tanggal 15 November 2021, Inspektur Jenderal KLHK Ibu Laksmi Wijayanti selaku Pembina Apel Pagi menyampaikan bahwa salah satu framework penyelenggaraan dan penilaian SPIP terintegrasi adalah Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK). IEPK merupakan sebuah kerangka pengukuran atas kemajuan segala upaya pencegahan dan penanganan risiko korupsi di dalam organisasi. Dimensi IEPK merupakan pengembangan dari Fraud Control Plan (FCP) yang merupakan kerangka pengelolaan risiko korupsi dalam organisasi. 

Dalam pemenuhan IEPK yang baik, saat ini Kementerian LHK telah menyiapkan strategi besar pencegahan korupsi di lingkungannya melalui dokumen Rencana Road Map Pencegahan Korupsi KLHK (Road Map PK) Tahun 2021-2024, yang memuat milestone dalam 2 (dua) fase, yaitu pemenuhan prakondisi sistem antikorupsi dan kemudian dilanjutkan dengan pembentukan sistem antikorupsi KLHK. Prakondisi sistem antikorupsi melalui budaya organisasi antikorupsi akan dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian LHK bertepatan dengan momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Tujuan serangkaian peringatan kegiatan HAKORDIA tersebut adalah untuk mensosialisasikan, mengedukasi, dan menyiapkan penguatan budaya antikorupsi di seluruh jajaran KLHK dan stakeholder-nya. Adapun tema HAKORDIA Tahun 2021 ini adalah Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi.

Mari kita wujudkan KLHK Hijau Tanpa Korupsi. 

#itjenklhk 
#KLHK 
#bersihmelayanimemberisolusi 
#HijauTanpaKorupsi


BAGIKAN

BERI KOMENTAR